Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Peregrakan Tanah di Babakan Madang
Peregrakan Tanah di Babakan Madang/ Istimewa

Rumah dan Jalan Rusak, Akibat Tanah Bergerak di Babakan Madang Kabupaten Bogor



Berita Baru, Bogor – Fenomena pergerakan tanah, merusak 23 bangunan dan jalan sepanjang satu kilometer di Desa Bojongkoneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor.

Kejadian pergerakan tanah tersebut mencakup kurang lebih 3 RW di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang Kabupaten Bogor dan 43 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kondisi struktur bangunan terancam hancur disebabkan keretakan yang makin melebar, rabu (16/9/2022).

Aris Nurjatmiko selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengungkapkan, fenomena pergerakan tanah disebabkan karena hujan deras sejak senin (12/9) dan memicu pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng yang berada di area perbukitan.

“Sudah tiga hari berturut – turut dari hari senin Bojongkoneng di guyur hujan dan pada pukul 15.30 WIB tanah mulai bergerak,” ungkap Aris.

Kecamatan Babakan Madang termasuk salah satu wilayah di Kabupaten Bogor yang rawan mengalami pergeseran Tanah dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Badan Informasi Geospasial (BIG) menyebutkan 10 kecamatan di Kabupaten Bogor resiko tinggi akan terjadinya bencana, akibat pergerakan tanah, diantaranya : Sukajaya, Nanggung, Leuwiliang, Citeureup, Babakan Madang, Sukamakmur, Tamansari, Tenjolaya, Cijeruk, dan Cigombong.

“Ada beberapa aspek yang dipertimbangkan dalam menentukan kawasan rawan gerakan tanah, di antaranya topografi wilayah tersebut. Asumsinya, semakin curam tentu akan semakin rentan terjadinya gerakan tanah,” kata Kepala Bidang Pemetaan Kebencanaan dan Perubahan Iklim BIG Ferrari Pinem.