Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KAMSRI Desak Jokowi Bentuk Tim Independen Kerusuhan Aremania
Ketua KAMSRI/IStimewa*

Jokowi Didesak KAMSRI Bentuk Tim Independen, Pasca Tragedi Kanjuruhan yang Menewaskan 182 Aremania

Berita Baru Nasional – Tragedi kerusuhan Aremania di stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, (1/10/2022), menggemparkan seluruh jagat dunia, pasalnya kerusuhan suporter Aremania tersebut memakan korban terbanyak setelah kerusuhan suporter peru pada tahun 1964.

Total korban meninggal dari Aremania mencapai 182 Jiwa dan dua diantaranya dari pihak kepolisian, korban meninggal diduga disebabkan dari gas air mata yang disemprotkan pihak kepolisian.

Berbagai aliansi dan organisasi mendesak agar mengusut kejadian tersebut, seperti halnya Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk tim independen, guna mengusut tuntas tragedi yang menewaskan 182 nyawa di stadion Kanjuruhan.

Ketua DPD KAMSRI DKI Jakarta, Rama Azizul Hakim menyampaikan, pembentukan tim Independen bertujuan mengusut tuntas insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa sampai ratusan jiwa.

“Tragedi ini melibatkan banyak unsur mulai dari Polri, pelaksana, supporter dan unsur lainnya. Maka kami mendesak Presiden Jokowi menuntaskan kejadian itu dan segera membentuk tim independen” ujar Rama, Senin (3/10/2022).

Rama mengungkapkan, pembentukan tim independen merupakan solusi yang tepat dan dinilai lebih efektif jika terbukti ada pelaku dari anggota Polri atau aparat negara lainnya yang terlibat.

Ia menyayangkan hal tersebut terjadi sebab, akan menambah catatan kelam dan citra buruk dunia sepak bola Indonesia.

Tragedi pertandingan antara Arema FC vs Persebaya itu hendaknya dijadikan momentum memperbaiki sistem dan regulasi di tubuh sepak bola tanah air.

“Kami mengajak partisipasi masyarakat agar penyelidikan tragedi Kanjuruhan mendapatkan hasil yang valid dan pastinya tidak berpihak kemanapun, betul-betul objektif dan independen,” ucap rama.

Rama mengungkapkan duka cita mendalam atas insiden yang menewaskan ratusan korban. Semoga kejadian tersebut tidak terulang terus menerus, perbaikan wajib ditempuh.

“Duka cita yang mendalam, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Korban yang masih dirawat diberi kesembuhan dan sehat seperti sedia kala,” ungkap Rama.